Polisi Gerebek Pondok di Kebun Sawit Dharmasraya, Ratusan Alat Isap Sabu Diamankan
Tim gabungan Polres Dharmasraya menggerebek pondok di perkebunan sawit Nagari Ampang Kuranji, Koto Baru, yang diduga jadi lokasi pesta dan transaksi sabu. Petugas menemukan ratusan alat isap, plastik klip bekas, pipa plastik, dan mancis. Penggerebekan dipimpin AKP Zamrinaldi didampingi AKP Azhamu Suwaril, disaksikan Wali Nagari dan warga setempat.
Tim gabungan Polres Dharmasraya menggerebek sebuah pondok yang berdiri di tengah perkebunan kelapa sawit di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026) menjelang sore. Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari informasi warga yang melaporkan dugaan aktivitas penyalahgunaan sekaligus transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.
Operasi dipimpin langsung Kabagops Polres Dharmasraya AKP Zamrinaldi, S.H., M.H., didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Dharmasraya AKP Azhamu Suwaril. Puluhan personel kepolisian dikerahkan dalam kegiatan itu. Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kabagops menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di pondok perkebunan sawit tersebut.
Setelah menerima informasi, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang-barang itu ditemukan dalam keadaan ditinggalkan ketika petugas tiba.
Ratusan peralatan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu diamankan dari lokasi. Temuan tersebut antara lain alat isap atau bong, plastik klip bekas pembungkus sabu, potongan pipa plastik, serta mancis atau korek api. Sebagian peralatan dalam kondisi lama, sementara barang lainnya diduga baru digunakan.
Seluruh barang bukti kemudian dikumpulkan petugas dan dimasukkan ke dalam kantong plastik sebelum dibawa ke Polres Dharmasraya untuk penanganan lebih lanjut. Proses penggerebekan turut disaksikan Wali Nagari Ampang Kuranji, Nobon, bersama perangkat nagari, kepala jorong, dan tokoh pemuda setempat.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan transaksi sabu di pondok itu telah meresahkan warga sekitar. Karena itu, informasi yang diterima menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penindakan di lapangan.
Polres Dharmasraya menekankan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mencegah peredaran narkoba serta menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan zat terlarang. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan program prioritas transformasi Polri, khususnya penegakan hukum terhadap tindak pidana peredaran narkotika di wilayah hukum masing-masing.
Kasat Reserse Narkoba Polres Dharmasraya AKP Azhamu Suwaril menegaskan komitmen jajarannya untuk memberantas narkoba di Kabupaten Dharmasraya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan tersebut.
Meski sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan penggunaan sabu telah diamankan, keterangan yang tersedia belum menjelaskan identitas maupun jumlah orang yang diduga terlibat, serta ada atau tidaknya penangkapan dalam penggerebekan itu. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan dugaan aktivitas narkotika di lokasi tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)