Pisau dan Golok Diamankan di Tengah Aksi Mahasiswa Jakarta, Polisi Usut Motifnya

Polda Metro Jaya mendalami temuan satu bilah pisau dan satu bilah golok saat pengamanan unjuk rasa mahasiswa di Jakarta. Pisau ditemukan dari peserta berinisial AM, sedangkan golok ditemukan di dalam ambulans yang dikemudikan MR. Polisi memastikan aksi berjalan aman dan kondusif, serta mengimbau masyarakat tidak membawa benda tajam saat berdemokrasi.

Aug 21, 2026 - 00:57
Updated: 2 months ago
0 0
Pisau dan Golok Diamankan di Tengah Aksi Mahasiswa Jakarta, Polisi Usut Motifnya
Pisau dan Golok Diamankan di Tengah Aksi Mahasiswa Jakarta, Polisi Usut Motifnya

Polda Metro Jaya tengah mendalami temuan dua senjata tajam yang diamankan saat pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta pada Selasa. Dua benda tajam tersebut berupa satu bilah pisau dan satu bilah golok yang ditemukan di lokasi penyampaian aspirasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan bahwa pisau ditemukan saat petugas menggeledah seorang peserta aksi berinisial AM. Sementara itu, golok ditemukan di dalam mobil ambulans yang dikemudikan oleh MR.

Meski aksi berjalan tertib dan kondusif, kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengusut motif serta tujuan keberadaan kedua benda tajam tersebut di lokasi unjuk rasa. Budi menegaskan bahwa langkah ini penting untuk menjaga keselamatan seluruh pihak.

"Pelaksanaan penyampaian aspirasi secara umum sudah selesai dan berjalan aman serta kondusif. Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib," kata Budi di Jakarta, Selasa.

Dalam pengamanan tersebut, petugas juga mencatat adanya seorang peserta aksi berinisial AF yang sempat pingsan. Tim medis gabungan TNI dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya langsung memberikan pertolongan darurat dan mengevakuasi mahasiswa tersebut ke RS Budi Kemuliaan.

"Alhamdulillah, kondisinya sudah sadar. Ini bagian dari penanganan kemanusiaan dalam pengawalan aksi. Jika ada peserta yang sakit atau pingsan, tim medis yang siaga di lapangan langsung memberikan penanganan cepat," tutur Budi.

Budi mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak membawa benda tajam maupun barang berbahaya lainnya saat berdemokrasi di ruang publik. Ia menekankan bahwa langkah pencegahan ini penting untuk menjaga keselamatan semua pihak, baik peserta aksi, petugas pengamanan, maupun masyarakat umum di sekitar lokasi.

Polda Metro Jaya kembali mengapresiasi kedewasaan para mahasiswa dalam menjaga ketertiban umum, sembari memastikan proses pendalaman terhadap temuan pisau dan golok terus berjalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User