Media Jepang Buka Suara Soal Rumor Moriyasu ke Malaysia, Ada Petunjuk Mengejutkan
Media Jepang membantah rumor Hajime Moriyasu akan menangani Malaysia. Nikkan Gendai menyebut Moriyasu lebih tertarik melatih klub ketimbang timnas, dengan ambisi menjadi pelatih Jepang pertama di klub Eropa setelah Piala Asia 2027. Sakanowa juga meragukan prospek tersebut karena dianggap berlawanan dengan jalur kariernya.
Rumor soal pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, yang dikabarkan bakal menangani Malaysia mendapat tanggapan dari media Jepang. Dalam sepekan terakhir, isu kedatangan Moriyasu ke skuad Harimau Malaya memang sempat memanaskan bursa pelatih di Malaysia.
Saat ini, timnas Malaysia masih ditangani pelatih sementara Tan Cheng Hoe. Sementara itu, kontrak Moriyasu bersama Samurai Biru akan berakhir setelah Piala Asia 2027 atau paling lambat Februari tahun depan. Situasi inilah yang kemudian memantik spekulasi bahwa Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berniat merekrut pelatih berusia 58 tahun tersebut.
FAM sendiri telah angkat bicara terkait kabar tersebut. Mereka menegaskan belum ada keputusan pasti mengenai kemungkinan merekrut Moriyasu.
Media Jepang, Nikkan Gendai, memberikan bocoran terkait masa depan Moriyasu. Menurut laporan tersebut, Moriyasu disebut lebih berminat menangani klub dibandingkan tim nasional. Alasannya, melatih klub yang berlatih setiap hari dan merasakan langsung perkembangan pemain dinilai lebih cocok dengan kepribadiannya.
"Dibanding tim nasional yang berkumpul beberapa kali dalam satu tahun dan bertanding dalam waktu cepat lantas bubar, melatih sebuah klub yang berlatih setiap hari dan merasakan pertumbuhan langsung para pemain lebih cocok dengan kepribadiannya," tulis Nikkan Gendai dalam laporannya.
Selain itu, Nikkan Gendai juga mengungkap ambisi besar Moriyasu setelah Piala Asia 2027. Pelatih yang telah menangani Jepang sejak 2018 itu dikabarkan ingin menjadi pelatih Jepang pertama yang menangani klub Eropa.
"Ambisi besar Moriyasu setelah Piala Asia adalah menjadi pelatih pertama Jepang yang menangani klub Eropa," lanjut laporan tersebut.
Sementara itu, media Jepang lainnya, Sakanowa, juga memberitakan keraguan Moriyasu untuk menangani Malaysia. Mereka menilai prospek Moriyasu ke timnas Asia Tenggara berlawanan dengan jalur karier yang sedang ia bangun saat ini.
"Lingkaran sepak bola di Jepang menyadari prospeknya ke timnas Asia Tenggara berlawanan dengan jalur kariernya saat ini," tulis Sakanowa.
Dengan demikian, peluang Moriyasu untuk bergabung dengan Malaysia tampaknya semakin kecil. Media Jepang menilai fokus Moriyasu saat ini adalah mengarahkan kariernya ke Eropa, bukan ke timnas negara lain di Asia Tenggara.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)