Mantan Bos Intelijen Jerman August Hanning Ditangkap, Diduga Bocorkan 2.000 Dokumen Rahasia
Mantan Kepala BND August Hanning ditangkap atas dugaan spionase dan pengkhianatan. Ia dituduh berusaha memberikan informasi sensitif ke dinas intelijen asing. Mantan kepala staf BND, Manfred D, juga ditangkap karena diduga memasok sekitar 2.000 dokumen rahasia kepada Hanning selama bertahun-tahun. Otoritas Jerman tengah menggeledah sejumlah lokasi di Berlin terkait kasus ini.
Mantan Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Jerman (Bundesnachrichtendienst/BND) August Hanning ditangkap pada Selasa (6/10). Penangkapan ini terkait dugaan spionase dan pengkhianatan yang dilakukan Hanning selama menjabat periode 1998 hingga 2005.
Jaksa federal Jerman dalam rilis resminya menyatakan Hanning dituduh melakukan upaya pengkhianatan dan spionase. Ia diduga berusaha memberikan informasi sensitif kepada dinas intelijen luar negeri. Namun, pihak berwenang belum mengungkap secara rinci dinas intelijen asing mana yang diduga bekerja sama dengan Hanning.
Selain Hanning, seorang mantan staf BND berinisial Manfred D juga ikut ditangkap. Manfred yang menjabat sebagai kepala staf BND pada 2012 hingga 2026 diduga membantu dan bersekongkol dalam upaya pengkhianatan serta spionase tersebut.
Jaksa menuturkan Manfred memanfaatkan perannya untuk mengakses informasi rahasia yang kemudian diberikan kepada Hanning sebagai imbalan atas remunerasi. Temuan sementara menunjukkan selama bertahun-tahun Manfred memberikan sekitar dua ribu dokumen kepada Hanning.
Banyak dari dokumen tersebut berisi informasi rahasia yang seharusnya digunakan secara eksklusif oleh Dinas Intelijen Federal untuk keperluan internal. Jaksa juga menduga dalam suatu kesempatan Hanning menggunakan informasi intelijen rahasia untuk menyusun analisis bagi perwira dari dinas intelijen asing.
Saat ini pihak berwenang tengah menggeledah sejumlah lokasi, termasuk di Berlin, yang terkait dengan kedua orang tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap lebih jauh peran dan jaringan yang terlibat dalam kasus ini.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)