LFF Minta Polisi Usut Timnas Laos, Ada Apa di Balik Piala AFF 2026?

Federasi Sepak Bola Laos (LFF) melaporkan dugaan match fixing, penyuapan, dan perjudian ilegal yang melibatkan timnas Laos di Piala AFF 2026 ke polisi. LFF menyerahkan laporan pada 7 Agustus tanpa menyebut nama pemain, dan meminta penyelidikan lebih lanjut. Langkah ini diambil setelah performa buruk Laos yang menjadi juru kunci dengan kebobolan 20 gol dan catatan kartu yang tinggi.

Aug 15, 2026 - 06:10
Aug 15, 2026 - 06:10
 0
LFF Minta Polisi Usut Timnas Laos, Ada Apa di Balik Piala AFF 2026?
LFF Minta Polisi Usut Timnas Laos, Ada Apa di Balik Piala AFF 2026?

Federasi Sepak Bola Laos (LFF) mengambil langkah mengejutkan dengan meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki dugaan penyuapan, pengaturan skor (match fixing), dan perjudian ilegal yang diduga melibatkan tim nasional Laos pada ajang Piala AFF 2026. Permintaan ini disampaikan LFF setelah mereka menyerahkan laporan resmi kepada kepolisian pada 7 Agustus lalu.

Dalam laporan tersebut, LFF tidak menyebutkan nama-nama pemain yang dicurigai. Mereka justru meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menentukan apakah dugaan tersebut dapat diproses secara hukum. Langkah ini dinilai serius karena LFF tidak lagi ingin menangani masalah ini secara internal.

Keputusan LFF ini muncul setelah performa buruk timnas Laos di Piala AFF 2026. Laos menjadi juru kunci grup dan gagal meraih satu poin pun dari empat pertandingan yang dimainkan. Catatan mereka sangat memprihatinkan: kebobolan 20 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol.

Selain itu, jumlah kartu yang diterima pemain Laos juga menjadi sorotan tajam. Dalam empat laga, tim asuhan pelatih tersebut mengumpulkan 3 kartu merah dan 12 kartu kuning. Jumlah tersebut dinilai terlalu banyak untuk empat pertandingan dan memicu kecurigaan adanya praktik tidak sportif.

Meski demikian, Laos memang bukan kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara. Mereka tidak pernah masuk dalam jajaran tim favorit juara di setiap edisi Piala AFF. Namun, dengan adanya laporan ke polisi, kasus ini kini memasuki ranah hukum dan bisa berdampak serius bagi para pemain yang terlibat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Sementara itu, publik sepak bola Asia Tenggara menanti perkembangan penyelidikan ini dengan penuh perhatian, mengingat kasus match fixing dapat mencoreng citra sepak bola regional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0