Ledakan di Pasar Cimanggis Tewaskan Dua Orang, Polda Metro Jaya Pastikan Bukan Bom

Polda Metro Jaya memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, bukan akibat bom atau bahan peledak. Tim Jihandak Satbrimob sudah memeriksa lokasi dan menyatakan tidak ada bom. Polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan apakah ledakan disebabkan gas LPG atau gas etilen. Insiden ini menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya.

Oct 20, 2026 - 04:02
Updated: 1 day ago
0
Ledakan di Pasar Cimanggis Tewaskan Dua Orang, Polda Metro Jaya Pastikan Bukan Bom
Ledakan di Pasar Cimanggis Tewaskan Dua Orang, Polda Metro Jaya Pastikan Bukan Bom

Polda Metro Jaya memastikan peristiwa ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10), bukan disebabkan oleh bom maupun bahan peledak. Kepastian itu disampaikan setelah tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

"Terkait tentang ledakan, kita yakini bahwa hasil dari tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada bom, bukan bom dan bukan bahan peledak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Meski demikian, penyebab pasti ledakan belum bisa dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui sumber ledakan. Budi menyebut pihaknya tengah menanti hasil laboratorium forensik terkait kemungkinan keterlibatan gas, baik gas LPG maupun gas etilen, yang diduga memicu ledakan atau kebakaran tersebut.

Saat ini, kata Budi, fokus utama kepolisian adalah penanganan dan pemulihan para korban luka akibat insiden tersebut. Selain itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya juga melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian.

"Ini masih dilakukan penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya apakah ada unsur kesengajaan ataupun kelalaian. Ini pasti akan kami sampaikan kembali," ucapnya.

Polda Metro Jaya juga masih menunggu hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terkait peristiwa yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. "Masih menunggu hasil Puslabfor. Nanti, akan disampaikan hasil yang scientific," kata Budi di Jakarta, Kamis (15/10).

Berdasarkan data sementara, tercatat 13 korban dalam insiden ini, terdiri atas 11 korban luka dan dua korban meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, lima korban dirawat di RS Sari Asih, lima korban di RSUD Tangerang Selatan, dan tiga lainnya di RS Fatmawati. Sementara itu, dari 11 korban luka, empat di antaranya mengalami luka berat dan tujuh lainnya luka ringan.

Hingga kini, kepolisian terus mendalami penyebab ledakan dan akan menyampaikan hasil penyelidikan secara resmi setelah pemeriksaan laboratorium forensik rampung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User