Langit Spanyol Mendadak Gelap, Ribuan Polisi Dikerahkan Saat Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari total menyapu utara Spanyol dan Islandia pada 12 Agustus 2026, membuat langit gelap sesaat dan menarik jutaan pengunjung. Spanyol mengerahkan 25 ribu polisi dan hampir 100 pesawat untuk pengamanan, sementara Islandia kedatangan 80 ribu wisatawan. Fenomena ini merupakan gerhana pertama di Eropa Barat dalam 27 tahun.

Aug 16, 2026 - 02:23
Aug 16, 2026 - 02:23
 0
Langit Spanyol Mendadak Gelap, Ribuan Polisi Dikerahkan Saat Gerhana Matahari Total
Langit Spanyol Mendadak Gelap, Ribuan Polisi Dikerahkan Saat Gerhana Matahari Total

Fenomena Gerhana Matahari total (GMT) yang melintasi wilayah utara Spanyol pada Rabu (12/8) waktu setempat berhasil menyedot perhatian jutaan orang. Langit yang tiba-tiba gelap gulita di tengah hari membuat suasana seperti malam, memicu decak kagum dan tepuk tangan dari para penonton yang berkumpul di berbagai titik pengamatan.

Salah satu lokasi yang menjadi saksi momen langka ini adalah Buitrago de Lozoya, kawasan pedesaan di utara Madrid. Sesaat setelah pukul 20.30 waktu setempat, cahaya Matahari mulai meredup dan fenomena Baily's beads—titik-titik cahaya yang muncul di tepian Bulan—terlihat berkilauan di cakrawala sebelum fase totalitas. Di lokasi tersebut, fase totalitas berlangsung kurang dari satu menit, namun cukup untuk membuat siapa pun yang menyaksikannya terpukau.

"Menakjubkan melihat bagaimana warna kembali sedikit demi sedikit setelah totalitas, pertama merah lalu biru, seperti saat fajar dan Matahari terbenam. Benar-benar menipu otak," ujar Diego Fernandez (32), seorang ekonom yang menyaksikan gerhana dari Buitrago de Lozoya, seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (13/8).

Warga Madrid, Rafael Jiménez (50), juga mengungkapkan kekagumannya. "Situasinya tidak masuk akal. Kami bahkan basah kuyup ketika penyiram taman tiba-tiba menyala. Lalu, begitu saja, kami kembali menyaksikan Matahari terbenam," katanya, menggambarkan suasana yang terasa seperti dalam film fiksi ilmiah.

Gerhana yang sama juga melintasi Islandia, meski tutupan awan membuat sebagian besar wilayahnya tidak bisa melihat fenomena ini dengan jelas. Namun, celah awan di bagian paling barat negara itu masih memberi kesempatan bagi sebagian wisatawan dan warga untuk menikmati totalitas. Di Reykjavik, gerhana tertutup awan, tetapi kondisi gelap saat totalitas tetap terasa.

"Rasanya seperti satu hari penuh terjadi sekaligus dan saya merinding karena itu membuat kami berpikir tentang singkatnya hidup, bagaimana waktu bisa terasa berbeda tergantung perspektif," kata Eduarda Ortiz (33), seorang pengacara di ibu kota Islandia.

Gerhana Matahari total ini menjadi yang pertama di Eropa Barat dalam 27 tahun, menarik jutaan orang ke Islandia dan Spanyol utara. Pemerintah Spanyol memperkirakan hingga 6 juta pengunjung datang ke wilayah pedesaan di jalur totalitas, termasuk kawasan utara Spanyol dan Kepulauan Balearic. Untuk mengamankan acara besar ini, otoritas Spanyol mengerahkan sekitar 25 ribu polisi serta menyiagakan hampir 100 pesawat dan helikopter, mengingat gerhana berlangsung di tengah periode risiko kebakaran hutan yang tinggi.

Mantan gitaris Queen, Brian May, juga turut menyaksikan fenomena ini dari sebuah observatorium di Provinsi Teruel, Spanyol. "Ini dia, Matahari menghilang. Luar biasa," katanya saat gerhana mencapai puncaknya.

Sementara itu, Islandia yang berpenduduk sekitar 400 ribu jiwa menerima hingga 80 ribu wisatawan yang datang khusus untuk menyaksikan gerhana. Kacamata khusus gerhana bahkan dilaporkan telah habis terjual selama beberapa hari sebelum fenomena berlangsung. Fase totalitas mencapai pesisir paling barat Islandia sekitar pukul 17.44 waktu setempat dan membuat wilayah tersebut gelap hingga sekitar 2 menit 13 detik.

Semenanjung Iberia terakhir kali mengalami gerhana Matahari total pada 1912, dan akan kembali mengalaminya pada 2 Agustus 2027 serta gerhana Matahari cincin pada Januari 2028. Rangkaian fenomena ini, bersama dengan gerhana 12 Agustus, dikenal sebagai "Iberian Eclipse Trio".

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0