Karier Cemerlang Berakhir Tragis, Petinju Prichard Colon Tutup Usia Setelah 11 Tahun Koma
Petinju Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun setelah 11 tahun menderita cedera otak akibat pertarungan melawan Terrel Williams pada 2015. Ia sempat koma selama 221 hari dan tidak pernah pulih sepenuhnya. Kabar duka disampaikan sang ayah, Richard, melalui media sosial.
Dunia tinju kembali berduka. Petinju asal Puerto Rico, Prichard Colon, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (13/8) waktu setempat di usia 33 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh sang ayah, Richard, melalui akun media sosialnya.
Dalam unggahannya, Richard mengabarkan bahwa putranya telah berpulang ke tempat yang lebih baik. "Selamat pagi, semuanya. Dengan perasaan menyesal, saya mengabarkan bahwa putra saya Prichard telah meninggal dunia. Dia kini ada di tempat yang lebih baik," tulis Richard, seperti dikutip dari TMZ.
Richard juga mengucapkan terima kasih atas segala doa dan dukungan yang diberikan selama bertahun-tahun. "Terima kasih atas cinta dan doa selama bertahun-tahun. Sebisa mungkin, terus sertakan kami dalam doa kalian," lanjutnya.
Prichard Colon dikenal sebagai salah satu petinju muda berbakat dengan rekor impresif 16-0, di mana 13 kemenangan diraih melalui knockout. Namun, kariernya berubah drastis setelah duel melawan Terrel Williams pada 2015.
Dalam pertarungan tersebut, Williams beberapa kali melancarkan pukulan ke bagian belakang kepala Colon. Colon sempat protes kepada wasit, namun pertandingan tetap berlanjut. Ia bahkan terjatuh di ronde kesembilan sebelum akhirnya dinyatakan kalah.
Setelah pertandingan, Colon diketahui mengalami pendarahan otak dan harus menjalani koma selama 221 hari. Ketika sadar, kondisinya tidak pernah pulih sepenuhnya. Ia kehilangan kemampuan berbicara dan berjalan, sehingga membutuhkan perawatan intensif dari keluarga.
Selama 11 tahun, Colon berjuang melawan dampak cedera otak yang dideritanya. Hingga akhirnya, pada 13 Agustus 2026, ia menghembuskan napas terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemar tinju di seluruh dunia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0