Kabut Asap Landa Kota Solok, Penjualan Masker Meledak hingga 30 Box per Hari
Kabut asap yang menyelimuti Kota Solok memicu lonjakan penjualan masker di apotek. Dalam sehari bisa terjual sekitar 30 box, bahkan ada pesanan hingga 100 box. Masker anak bergambar justru kosong. Harga masker naik tipis menjadi Rp30-45 ribu per box. Pemerintah Kota Solok mengimbau warga memakai masker, dan permintaan vitamin juga ikut meningkat.
Kualitas udara di Kota Solok yang memburuk akibat kabut asap membuat permintaan masker di sejumlah apotek melonjak tajam. Peningkatan ini terjadi seiring imbauan Pemerintah Kota Solok agar masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Fandi, seorang karyawan apotek di Kota Solok, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan masker mulai terasa sejak sepekan terakhir. "Saat ini penjualan masker meningkat semenjak kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap. Terasa peningkatannya sejak satu minggu ini," ujarnya kepada infosumbar.net pada Rabu (16/9/2026).
Jika pada hari-hari biasa penjualan masker nyaris tidak ada, kini dalam sehari apotek tempat Fandi bekerja bisa menjual sekitar 30 box. Setiap box berisi 50 lembar masker. "Kalau hari normal biasanya jarang bahkan tidak ada yang beli. Sekarang karena kabut asap, sehari bisa sekitar 30 box yang per box isinya sebanyak 50," jelasnya.
Tidak hanya pembelian eceran untuk kebutuhan pribadi, Fandi menyebut pihaknya juga menerima pesanan dalam jumlah besar. Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir ada pesanan yang mencapai 100 box untuk kebutuhan tertentu.
Tingginya permintaan turut memengaruhi harga. Saat ini masker dijual di kisaran Rp30-45 ribu per box dengan isi sekitar 50 lembar. Harga tersebut mengalami kenaikan tipis karena distributor juga menaikkan harga. "Harganya sekitar segitu, naik sedikit karena dari distributor juga naik," kata Fandi.
Masker anak-anak menjadi salah satu jenis yang paling dicari, terutama yang memiliki karakter dan gambar. Namun, lonjakan permintaan membuat stok masker anak bergambar saat ini kosong. "Yang banyak dicari orang tua itu masker anak yang ada karakter dan gambarnya. Sekarang sedang kosong, yang banyak stok itu masker polos," ungkapnya.
Fandi menambahkan, secara umum stok masker sempat kosong akibat tingginya permintaan. Meski demikian, pasokan kini sudah kembali masuk sehingga ketersediaan masker berangsur aman.
Selain masker, masyarakat juga mulai membeli vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi kabut asap. Peningkatan pembelian vitamin ini terjadi setelah adanya imbauan dari Pemerintah Kota Solok agar warga menggunakan masker saat beraktivitas di tengah kualitas udara yang kurang baik.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)