Israel Siapkan Skenario Serangan Baru ke Iran, AS Kirim 3.000 Tentara Tambahan

Israel dilaporkan tengah menyiapkan berbagai skenario serangan militer baru terhadap Iran, baik bersama AS maupun secara mandiri. Di saat yang sama, AS berencana menambah pasukan dan pesawat ke Israel dalam beberapa pekan mendatang. Ketegangan meningkat di tengah kebuntuan diplomasi Washington-Teheran, meski Iran masih membuka jalur perundingan.

Oct 06, 2026 - 20:01
Updated: 9 hours ago
0 0
Israel Siapkan Skenario Serangan Baru ke Iran, AS Kirim 3.000 Tentara Tambahan
Israel Siapkan Skenario Serangan Baru ke Iran, AS Kirim 3.000 Tentara Tambahan

Israel dikabarkan tengah mematangkan persiapan untuk kemungkinan melancarkan operasi militer baru terhadap Iran. Langkah ini bisa dilakukan bersama Amerika Serikat maupun secara independen, seiring meningkatnya ketegangan kawasan dan jalan buntu diplomasi antara Washington dan Teheran.

Laporan Israel Hayom pada Senin (5/10) menyebut militer Israel sedang menyusun sejumlah skenario serangan terhadap Iran. Meski demikian, Israel tetap menjaga kerja sama intelijen dan operasional yang erat dengan militer AS. Persiapan tersebut mencakup kemungkinan serangan pencegahan maupun respons jika Iran lebih dulu melancarkan serangan.

Kendati demikian, laporan itu menilai kemungkinan Israel atau AS melakukan serangan baru sebelum pemilihan paruh waktu AS pada November tergolong rendah. Israel sendiri masih memandang program nuklir Iran sebagai ancaman besar yang harus diwaspadai.

Di sisi lain, Walla melaporkan AS berencana mengirim tambahan pasukan dan pesawat ke Israel dalam beberapa pekan mendatang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi di Timur Tengah. Saat ini sekitar 3.000 personel militer AS berada di berbagai wilayah Israel.

Mereka bertugas mengoperasikan sistem pertahanan udara, termasuk pilot, awak pendukung, personel logistik, serta pasukan yang ditempatkan di markas militer. Tambahan pasukan dan pesawat diperkirakan tiba dalam beberapa pekan ke depan seiring Washington memperkuat kehadiran militernya di kawasan.

Militer Israel juga terus bersiap menghadapi kemungkinan konfrontasi baru dengan Iran atau peningkatan ketegangan regional secara cepat. Dalam persiapan itu, Israel disebut tetap berkoordinasi erat dengan Komando Pusat AS (CENTCOM).

Persiapan militer tersebut berlangsung ketika Iran masih membuka jalur diplomasi dengan Washington. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebelumnya menyatakan Teheran siap melanjutkan pembicaraan untuk mencapai solusi yang adil.

Dalam perundingan tidak langsung melalui Qatar di sela-sela Sidang Umum PBB pada September, Iran menyampaikan tujuh syarat terkait rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington tidak menerima persyaratan Iran tersebut, seperti dilaporkan Middle East Monitor.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User