Indonesia Naik ke Peringkat 8 Asian Para Games 2026 Usai Tambah Dua Emas di Hari Kelima
Kontingen Indonesia menambah dua medali emas pada hari kelima Asian Para Games 2026 melalui I Kadek Dwi Purwana Yasa di para atletik nomor lempar cakram F57 putra dan Muhammad Fadli Imammuddin di para cycling nomor individual pursuit 400 meter putra C4. Dengan total tiga emas, tiga perak, dan 14 perunggu, Indonesia naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara dan menjadi negara ASEAN dengan capaian tertinggi.
Kontingen Indonesia menunjukkan performa impresif pada hari kelima Asian Para Games 2026, Selasa (20/10). Dua medali emas tambahan berhasil disumbangkan atlet Merah Putih, membuat posisi Indonesia di klasemen medali sementara ikut melesat.
Emas pertama pada hari itu diraih I Kadek Dwi Purwana Yasa dari cabang para atletik nomor lempar cakram F57 putra. Kadek sendiri datang ke ajang ini dengan catatan lemparan terbaik sepanjang 2026 sejauh 48,68 meter, unggul jauh dari pesaing utamanya asal Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, yang mencatat 45,25 meter.
Emas kedua dipersembahkan Muhammad Fadli Imammuddin di cabang para cycling nomor individual pursuit 400 meter putra C4. Fadli bukan nama baru di kancah balap sepeda para, ia sebelumnya meraih emas di Asian Para Cycling Track Championship 2026 Filipina serta menorehkan emas pada nomor time trial dan perak individual pursuit di Asian Para Games 2022.
Sebelumnya, emas pertama Indonesia di Asian Para Games 2026 diraih Yavianda Maulana Rifky di cabang para renang nomor gaya bebas 100 meter putra S12. Dengan tambahan dua emas pada hari kelima, Indonesia kini mengoleksi tiga emas, tiga perak, dan 14 perunggu, total 20 medali.
Perolehan tersebut membawa Indonesia naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara. Hingga Selasa (20/10) pukul 13.30 WIB, tim Merah Putih juga tercatat sebagai negara Asia Tenggara dengan pencapaian tertinggi sejauh ini.
Meski begitu, selisih dengan pesaing terdekat masih tipis. Thailand berada di urutan kesembilan dengan dua emas, sedangkan Malaysia dan Filipina masing-masing baru mengoleksi satu emas. Negara ASEAN lain seperti Vietnam, Myanmar, dan Singapura belum merebut emas sama sekali.
Di puncak klasemen, China masih mendominasi dengan 37 emas, 24 perak, dan 25 perunggu. Jepang menyusul di posisi kedua dengan 8 emas, 7 perak, dan 18 perunggu, disusul Iran di urutan ketiga dengan 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. Korea Selatan berada di posisi keempat dengan 8 emas, 3 perak, dan 8 perunggu, sementara Uzbekistan melengkapi lima besar dengan 7 emas, 15 perak, dan 10 perunggu.
India menempati urutan keenam dengan 5 emas, 8 perak, dan 8 perunggu, diikuti Kazakhstan di posisi ketujuh dengan 3 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Arab Saudi melengkapi sepuluh besar dengan 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)