Helikopter Militer AS Putus Kontak di Laut Merah, Sinyal Darurat Terdeteksi Dekat Yanbu
Helikopter Sikorsky MH-60R Seahawk milik Amerika Serikat dilaporkan mengirim sinyal darurat saat terbang di atas Laut Merah dekat Yanbu, Arab Saudi, Senin (5/10). Helikopter berada di ketinggian sekitar 475 kaki saat keadaan darurat diumumkan, lalu ketinggiannya turun menjadi nol dan hilang dari pelacakan. Angkatan Laut AS belum mengonfirmasi insiden maupun kondisi awak.
Sebuah helikopter militer Amerika Serikat jenis Sikorsky MH-60R Seahawk dikabarkan mengirim sinyal darurat saat melintas di atas perairan Laut Merah, tepatnya di dekat Yanbu, kota di pesisir barat Arab Saudi, pada Senin (5/10). Sinyal emergency tersebut terdeteksi melalui data pelacakan penerbangan sekitar pukul 17.20 waktu setempat atau ET.
Menurut catatan pelacakan, helikopter itu berada di ketinggian sekitar 475 kaki ketika sinyal darurat diaktifkan. Setelah itu, ketinggian pesawat dilaporkan terus menurun hingga menyentuh angka nol, dan tak lama kemudian helikopter tersebut hilang sepenuhnya dari situs pemantauan penerbangan.
Hingga Senin malam, Angkatan Laut Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden ini. Pihak AL AS juga belum merilis informasi mengenai nasib awak yang berada di dalam helikopter maupun kondisi terkini pesawat tersebut.
Meski demikian, sejumlah laporan yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa helikopter itu kemungkinan besar telah jatuh. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dapat memverifikasi klaim tersebut.
Hilangnya kontak helikopter militer AS di kawasan Laut Merah menambah daftar panjang insiden penerbangan yang melibatkan aset militer di wilayah tersebut. Publik masih menunggu keterangan resmi dari otoritas terkait untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)