Green SM Beri Hadiah Hingga Rp5 Juta untuk Penumpang yang Beri Masukan

Green SM meluncurkan program 'Green SM Is Listening' yang memberi reward hingga Rp5 juta bagi pelanggan yang memberikan masukan terverifikasi. Program ini berlaku nasional mulai Agustus 2026 dan mencakup berbagai aspek layanan, termasuk kualitas pengemudi, tarif, keselamatan, dan privasi. Green SM juga memperbarui kode etik pengemudi untuk meningkatkan standar layanan.

Aug 16, 2026 - 02:23
Aug 16, 2026 - 02:23
 0
Green SM Beri Hadiah Hingga Rp5 Juta untuk Penumpang yang Beri Masukan
Green SM Beri Hadiah Hingga Rp5 Juta untuk Penumpang yang Beri Masukan

Green SM, perusahaan ride-hailing yang beroperasi di Indonesia, resmi meluncurkan program terbaru bertajuk 'Green SM Is Listening'. Program ini dirancang untuk menjaring masukan dari para penumpang sekaligus memberikan apresiasi berupa uang tunai hingga Rp5 juta bagi mereka yang memberikan kontribusi berarti terhadap peningkatan kualitas layanan.

Program yang mulai berlaku secara nasional pada Agustus 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Green SM untuk terus mendengarkan suara pelanggan. Melalui inisiatif ini, perusahaan ingin memperkuat transparansi, konsistensi, dan keandalan layanan di seluruh wilayah operasinya, sejalan dengan komitmen '5 Green Promises' yang telah diperkenalkan sebelumnya.

Pelanggan dapat menyampaikan masukan, melaporkan pengalaman yang kurang memuaskan, atau memberikan saran perbaikan melalui email resmi Green SM di [email protected]. Untuk mempermudah proses verifikasi, pelanggan juga dapat melampirkan foto atau dokumen pendukung yang relevan. Masukan yang diterima akan ditinjau oleh tim khusus yang akan memverifikasi, mengklasifikasikan, dan merespons setiap laporan secepat mungkin.

Setiap masukan yang terbukti valid dan berkontribusi pada peningkatan layanan akan mendapatkan reward mulai dari Rp300.000 hingga Rp5.000.000. Bentuk apresiasi tambahan dapat diberikan berdasarkan pertimbangan Green SM dan kebijakan yang berlaku. Cakupan masukan meliputi kualitas layanan dan profesionalisme pengemudi, kesalahan perhitungan tarif, isu keselamatan dan integritas, perlindungan privasi, serta kendala pada aplikasi dan sistem.

Seiring dengan peluncuran program ini, Green SM juga memperbarui Kode Etik Pengemudi yang menjadi bagian dari perjanjian kemitraan. Pembaruan ini bertujuan untuk memastikan standar profesionalisme dan perilaku pengemudi yang konsisten di seluruh jaringan, sehingga kualitas layanan tetap terjaga.

Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menegaskan bahwa cara perusahaan merespons ketika pengalaman pelanggan belum sesuai harapan merupakan salah satu cara paling cepat dan efektif untuk membangun kepercayaan. "Melalui program 'Green SM Is Listening', kami menjadikan masukan pelanggan sebagai peluang untuk terus meningkatkan standar layanan, sekaligus mendorong proses yang transparan dan adil," ujarnya.

Deny menambahkan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang Green SM untuk membangun layanan mobilitas yang aman, andal, dan bertanggung jawab di Indonesia. Hampir dua tahun beroperasi, Green SM kini telah hadir di lima kota utama, yaitu Jakarta, Bali, Surabaya, Makassar, dan Bandar Lampung, dan terus berupaya memperluas jangkauan layanannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0