Dua Pilot Tewas Usai Helikopter Tempur Apache AS Jatuh dan Terbakar di Texas

Helikopter serang Apache milik Angkatan Darat AS jatuh dan terbakar di Salado, Texas, menewaskan dua pilot. Insiden terjadi Rabu (12/8) dan memicu kebakaran lahan seluas 40 hektare. Tim tanggap darurat dikerahkan, dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.

Aug 20, 2026 - 01:09
Aug 20, 2026 - 01:09
 0
Dua Pilot Tewas Usai Helikopter Tempur Apache AS Jatuh dan Terbakar di Texas
Dua Pilot Tewas Usai Helikopter Tempur Apache AS Jatuh dan Terbakar di Texas

Sebuah helikopter serang Apache milik militer Amerika Serikat mengalami kecelakaan fatal di Texas. Insiden yang terjadi pada Rabu (12/8) itu mengakibatkan dua pilot di dalamnya tewas setelah pesawat jatuh dan terbakar di sebuah ladang.

Helikopter yang berpangkalan di Fort Hood itu jatuh di kawasan Salado, Texas, sekitar pukul 13.35 waktu setempat. Juru bicara Kantor Sheriff Bell County, Cliff Coleman, mengonfirmasi bahwa kedua pilot dipastikan tewas dalam kejadian tersebut.

Tim tanggap darurat langsung dikerahkan untuk menangani kebakaran lahan yang tidak terkendali akibat insiden ini. Berdasarkan data Texas A&M Forest Service Incident Viewer, kebakaran yang dipicu jatuhnya helikopter telah menghanguskan lahan seluas 40 hektare.

Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan puing-puing berserakan di ladang yang tanahnya hangus, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan sisa-sisa api. Coleman menegaskan bahwa helikopter tidak menabrak bangunan maupun orang di darat, melainkan jatuh di ladang dan terlihat sebagai kecelakaan yang sangat besar.

Menurut Angkatan Darat AS, AH-64 Apache yang berpangkalan di Fort Hood ini merupakan helikopter serang dengan dua kursi awak, yaitu pilot di bagian belakang serta kopilot dan penembak di bagian depan. Hingga saat ini, belum diketahui dari mana helikopter tersebut berasal atau ke mana tujuannya.

Penjabat Komandan Jenderal, Brigadir Jenderal Ethan Diven, menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengamankan lokasi dan mendukung upaya tanggap awal. "Doa kami menyertai para awak dan keluarga, sambil menunggu informasi lebih lanjut," ujarnya.

Helikopter dengan empat bilah baling-baling ini memiliki kemampuan membawa 16 rudal Hellfire, 76 roket udara, dan 1.200 butir amunisi untuk meriam 30mm. Apache telah diupgrade dan dimodernisasi sejak pertama kali diperkenalkan pada 1984.

Angkatan Darat AS menyebut helikopter ini memiliki mobilitas tinggi, daya hancur yang mematikan, serta mampu melumpuhkan target berupa kendaraan lapis baja, personel, dan materiil di medan tempur dengan jarak pandang terbatas hingga jangkauan 8 km. "Berkat peningkatan pada aspek kesadaran situasional dan performa penerbangan, AH-64E telah menjadi wahana tempur udara paling canggih di dunia," demikian pernyataan resmi mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0