Dini Hari di Cipayung, Patroli Gabungan Gagalkan Tawuran dan Amankan 4 Pemuda
Patroli gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan tawuran di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu dini hari. Empat pemuda diamankan beserta tiga bilah senjata tajam dan dua sepeda motor. Polisi meningkatkan patroli di jam rawan dan mengimbau peran aktif masyarakat.
Jakarta – Aksi tawuran yang diduga akan terjadi di kawasan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, berhasil digagalkan oleh tim gabungan pada Rabu dini hari. Patroli yang digelar sejak Selasa malam itu mengamankan empat orang pemuda beserta barang bukti berupa tiga bilah senjata tajam dan dua unit sepeda motor.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menjelaskan bahwa penindakan ini berawal dari laporan warga sekitar pukul 03.51 WIB. Warga melaporkan adanya sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Raya Cilangkap.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur langsung bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba, sejumlah pemuda sempat mencoba melarikan diri, namun empat orang berhasil ditangkap.
"Seluruh pemuda beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut," ujar Henik dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Henik menegaskan bahwa patroli pada jam dan lokasi rawan akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi tawuran serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. "Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah aksi yang membahayakan warga," tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat memberikan informasi kepada pihak kepolisian. "Keterlibatan warga sangat penting dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini," tuturnya.
Budi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat aksi tawuran. Polda Metro Jaya pun meminta masyarakat segera melapor jika mengetahui potensi gangguan kamtibmas melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center Polri 110.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)