DEWA Beberkan Alasan Penyempurnaan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menyempurnakan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Auditan periode enam bulan per 30 Juni 2026 melalui penyajian kembali sejumlah komponen, terutama ekuitas. Perseroan menegaskan langkah ini tidak mengubah total aset Rp17,6 triliun, liabilitas Rp9,5 triliun, maupun ekuitas Rp8,1 triliun. Direktur DEWA Ricardo Silaen menyatakan penyajian kembali dilakukan demi laporan yang jelas, transparan, dan sesuai ketentuan.
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) tengah merampungkan penyempurnaan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Auditan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan memastikan laporan keuangan tersaji secara lebih rapi dan sesuai standar yang berlaku.
Dalam rilis resminya, perseroan menjelaskan bahwa penyempurnaan dilakukan lewat penyajian kembali sejumlah komponen laporan keuangan. Fokus utamanya adalah pada pos ekuitas, yang bertujuan memberikan klasifikasi lebih jelas antara kinerja operasional dan non-operasional.
Meski ada penyajian kembali, DEWA memastikan tidak ada perubahan pada nilai total aset, liabilitas, maupun ekuitas perseroan. Per 30 Juni 2026, total aset DEWA tercatat Rp17,6 triliun, liabilitas Rp9,5 triliun, dan ekuitas Rp8,1 triliun.
Direktur DEWA Ricardo Silaen menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan laporan keuangan disajikan secara jelas, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penyajian kembali ini murni bertujuan memperjelas klasifikasi, bukan mengubah posisi keuangan secara keseluruhan.
"Penyajian kembali tersebut tidak mengubah posisi keuangan Perseroan secara keseluruhan maupun hak pemegang saham," ujar Ricardo dalam keterangannya.
Dengan penyempurnaan ini, DEWA berharap para pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat membaca kinerja perseroan secara lebih akurat. Klasifikasi yang lebih tegas antara pos operasional dan non-operasional dinilai penting agar evaluasi terhadap kinerja perusahaan tidak keliru.
Perseroan juga menekankan bahwa penyajian kembali ini tidak berdampak pada hak pemegang saham. Artinya, nilai ekuitas yang menjadi hak investor tetap sama seperti sebelum penyempurnaan dilakukan.
Langkah penyempurnaan laporan keuangan ini menjadi bagian dari komitmen DEWA dalam menjaga kualitas pelaporan dan transparansi kepada publik. Perseroan berharap laporan yang disempurnakan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi keuangan DEWA pada periode tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)