BRI Bawa Pulang Dua Penghargaan Bergengsi BIFA 2026, Hery Gunardi Raih Best CEO
BRI meraih dua penghargaan di Bisnis Indonesia Financial Awards 2026: Best CEO untuk Direktur Utama Hery Gunardi dan Excellent Profitable State-Owned Bank 2026. Capaian ini sejalan dengan kinerja positif BRI pada semester I 2026 dengan laba bersih Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen YoY, serta penyaluran kredit Rp1.645,5 triliun yang ditopang pertumbuhan kredit UMKM.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi di tingkat industri keuangan nasional. Dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (12/10), BRI berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus.
Penghargaan pertama diberikan kepada Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, yang menerima Best CEO - MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award. Penghargaan ini menilai kepemimpinan Hery dalam mendorong transformasi BRI agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas komitmen BRI memperkuat ekosistem UMKM sebagai salah satu fondasi utama perekonomian nasional.
Sementara penghargaan kedua adalah Excellent Profitable State-Owned Bank 2026, yang mengakui kemampuan BRI mempertahankan profitabilitas unggul. Menurut penilaian ajang tersebut, dua penghargaan ini menegaskan keberhasilan BRI mengakselerasi transformasi bisnis sekaligus menjaga fundamental keuangan yang kuat di tengah dinamika industri perbankan.
Hery Gunardi menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima menjadi apresiasi atas konsistensi transformasi BRI dalam memperkuat fundamental bisnis oleh seluruh Insan BRI, demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat," ujarnya.
Capaian itu sejalan dengan kinerja positif BRI pada semester pertama 2026. Perseroan membukukan laba bersih Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja tersebut mencerminkan kemampuan BRI menjaga profitabilitas di tengah transformasi bisnis yang terus berjalan, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, meningkat 16,2 persen YoY. Pertumbuhan itu turut ditopang kredit segmen UMKM yang mencapai Rp1.235,4 triliun atau tumbuh 8,6 persen YoY.
Komitmen terhadap UMKM juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro. Hingga Juni 2026, ekosistem ini telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman, mengelola 166,3 juta rekening simpanan, dan mendorong 2,3 juta debitur naik kelas. Integrasi layanan keuangan dan pemberdayaan ini membuka peluang bagi pelaku usaha ultra mikro memperoleh akses pembiayaan formal, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang ke segmen yang lebih tinggi.
Selain pembiayaan, BRI menjalankan sejumlah program pemberdayaan UMKM. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sedangkan Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Platform digital linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM, dan Rumah BUMN diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha. Berbagai inisiatif itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong UMKM naik kelas.
Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group, Arif Budisusilo, menuturkan bahwa BIFA 2026 menjadi momentum menyoroti perusahaan yang tidak hanya mencatatkan kinerja finansial kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital, memperkuat inklusi keuangan, dan menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi bisnis. "BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif," kata Arif Budisusilo.
Memasuki penyelenggaraan ke-18, BIFA 2026 memberikan apresiasi kepada institusi jasa keuangan atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pengakuan yang diterima BRI pada ajang ini mempertegas arah pertumbuhan Perseroan yang bertumpu pada fundamental bisnis yang kuat dan keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)