37 Wilayah Malaysia Dilanda Udara Tidak Sehat, Sekolah di Kuala Lumpur Terpaksa Diliburkan

Kualitas udara di Malaysia memburuk akibat karhutla di Indonesia, memaksa Kementerian Pendidikan Malaysia meliburkan sekolah di sejumlah wilayah pada Jumat (9/10). Sebanyak 37 wilayah tercatat memiliki Indeks Pencemar Udara (API) kategori tidak sehat. PM Anwar Ibrahim berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto dan mendorong pertemuan menteri ASEAN untuk menangani kabut asap lintas batas.

Oct 09, 2026 - 16:02
Updated: 10 hours ago
0 0
37 Wilayah Malaysia Dilanda Udara Tidak Sehat, Sekolah di Kuala Lumpur Terpaksa Diliburkan
37 Wilayah Malaysia Dilanda Udara Tidak Sehat, Sekolah di Kuala Lumpur Terpaksa Diliburkan

Memburuknya kualitas udara di Malaysia akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia berdampak langsung pada dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan Malaysia memutuskan meliburkan sekolah di sejumlah wilayah pada Jumat (9/10), termasuk di Kuala Lumpur, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak buruk polusi udara bagi kesehatan siswa.

Keputusan itu diambil setelah tercatat sebanyak 37 wilayah di Malaysia memiliki Indeks Pencemar Udara (API) dalam kategori tidak sehat. Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan pelajar, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan sementara.

Memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut diduga kuat dipicu oleh karhutla di Indonesia yang hingga kini masih dalam proses pemadaman. Asap lintas batas dari kebakaran lahan itu terbawa angin dan menyelimuti sejumlah kawasan di Malaysia, memperparah polusi udara yang sudah terjadi.

Menanggapi situasi ini, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah berkoordinasi dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Keduanya membahas langkah penanganan kabut asap yang melintasi batas negara tersebut.

Selain komunikasi bilateral, Anwar Ibrahim juga mendorong digelarnya pertemuan menteri ASEAN untuk menangani masalah kabut asap lintas batas secara bersama-sama. Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan solusi regional yang lebih efektif dalam mengatasi polusi udara akibat karhutla.

Sementara itu, proses pemadaman karhutla di Indonesia masih terus dilakukan. Kabut asap yang dihasilkan dari kebakaran tersebut tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga dirasakan oleh negara tetangga seperti Malaysia.

Langkah peliburan sekolah di Kuala Lumpur dan sejumlah wilayah lain menjadi bukti nyata bahwa dampak karhutla telah melampaui batas negara. Pemerintah Malaysia terus memantau perkembangan kualitas udara untuk memastikan keselamatan warganya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai berapa lama sekolah akan diliburkan. Namun, koordinasi antara Indonesia dan Malaysia serta dorongan pertemuan tingkat ASEAN menunjukkan keseriusan dalam menangani kabut asap lintas batas ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User