1.550 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Menyesal Tolak Penawaran, Minta Diundang Ulang
Sebanyak 1.550 calon manajer Kopdes Merah Putih meminta surat penawaran kerja ulang setelah sebelumnya menolak atau melewatkan proses administrasi. Kementerian Koperasi menyebut mereka menyesal dan berharap diundang kembali, sementara penawaran ulang telah ditutup pada 15 Oktober malam.
Sebanyak 1.550 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mengajukan permintaan agar surat penawaran kerja atau offering letter diberikan ulang oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Permintaan itu muncul setelah mereka sebelumnya melewatkan atau menolak penawaran yang telah disampaikan.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, mengungkapkan bahwa ribuan calon manajer tersebut terkendala proses administrasi. Mereka pun berharap bisa kembali diundang untuk menerima penawaran kerja.
"Ada 1.550 yang terkendala proses administrasi, minta di-invite ulang. Jadi mereka ternyata menyesal juga sudah menolak," ujar Destry dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (16/10).
Menurut Destry, pemerintah melalui Agrinas sedang mempertimbangkan pemberian penawaran ulang kepada para calon manajer tersebut. Penawaran ulang sebenarnya telah dilakukan dan ditutup pada Kamis (15/10) malam, meski ia tidak merinci berapa banyak calon manajer yang telah menerima penawaran ulang itu.
Secara keseluruhan, sebanyak 28.624 orang dinyatakan lulus sebagai calon manajer Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, 26.911 orang telah menandatangani surat penawaran kerja dan menyetujui penempatan, sedangkan 159 orang resmi mengundurkan diri.
Berdasarkan data terbaru Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes), sebanyak 17.280 titik Kopdes telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen dan sedang menjalani proses verifikasi dan validasi (verval). Para manajer yang telah menyetujui penawaran kerja ditempatkan di titik-titik koperasi tersebut.
Sementara itu, calon manajer yang belum mendapatkan lokasi penempatan masih menunggu penyelesaian pembangunan. Selama menunggu, mereka membantu Agrinas mempersiapkan operasional koperasi, termasuk pemenuhan perlengkapan dan kebutuhan teknis di masing-masing wilayah.
"Ini mereka disesuaikan dengan kelengkapannya dengan Agrinas. Jadi, walaupun belum lengkap, dia (membantu) mempersiapkan operasional, seperti permintaan retail maupun konsolidasi produk," tutur Destry.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)